Kenapa Otak Pembunuh Dapat Remisi?

0
22


JawaPos.com – Puluhan jurnalis dari berbagai media berunjuk rasa di Taman Aspirasi Monas, Jakarta Pusat, Jumat (25/1). Mereka menuntut agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk segera mencabut kebijakan remisi kepada otak pelaku pembunuhan terhadap AA Gde Bagus Narendra Prabangsa.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Abdul Manan menilai pemberian remisi kepada otak pelaku pembunuhan terhadap jurnalis itu sama dengan mematikan kebebasan pers di Indonesia.

Dia mengatakan, pembunuhan kepada Prabangsa terencana dan sistematis. Dari hasil investigasi fakta pembunuhan, Prabangsa dibunuh sangat disengaja oleh orang-orang suruhan I Nyoman Susmara.


AJI: Kenapa Otak Pembunuh Dapat Remisi?

Jurnalis dari berbagai media menyatakan kecaman atas kebijakan presiden memberikan remisi kepada otak pembunuhan jurnalis Radar Bali (Jawa Pos Grup) Prabangsa, Jumat (25/1). (Wildan Ibnu Walid/ JawaPos.com)

Prabangsa dijemput oleh para pelaku kemudian dibawa ke suatu tempat untuk dianiaya. Jurnalis Radar Bali (Jawa Pos Grup) itu dipukuli oleh para pelaku suruhan I Nyoman Susmara dengan menggunakan balok kayu. Meski dipukuli, Prabangsa tidak langsung meninggal dunia.

Kemudian, korban dibawa menuju ke pelabuhan. Di sana, pelaku membawanya ke tengah laut menggunakan perahu yang sudah disiapkan. Prabangsa pun dibuang dan setelah lima hari kemudian, jasad Prabangsa ditemukan mengapung tak bernyawa.

“Ini bukan kasus pembunuhan biasa. Ini sangat sangat berencana dan Susrama adalah otak pelaku pembunuhannya,” ujarnya.

AJI mendesak kepada pemerintah  khususnya Presiden untuk segera mencabut Kepres No. 29 tahun 2018 tentang Pemberian Remisi Perubahan dari Pidana Penjara Seumur Hidup Menjadi Pidana Sementara tertanggal 7 Desember 2018.

Melalui Kepres tersebut, Presiden memberikan keringanan hukuman kepada Susrama. Dari hukuman penjara seumur hidup, menjadi hanya kurungan 20 tahun penjara.

Abdul Manan menjelaskan, presiden seharusnya memberikan perlindungan kepada pekerja pers. Bukan malah memberikan remisi kepada pelaku pembunuhan terhadap jurnalis.

“Kami menuntut kepada Presiden Jokowi untuk segera mencabut remisi yang diberikan kepada pelaku pembunuhan Prabangsa sekarang juga,” tegas Abdul Manan saat berorasi.

Editor           : Bintang Pradewo

Reporter      : Wildan Ibnu Walid





Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here