Ratusan Brimob Daerah Diboyong Ke Jakarta, TKN Anggap Itu Wajar

0
18


JawaPos.com – Ratusan anggota Brimob didatangkan dari daerah menuju Ibu Kota Jakarta. Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Sadziliy menganggap wajar datangnya bantuan pasukan Brimob tersebut. Ini karena menurutnya, Polri memiliki pertimbangan sendiri dalam menilai tingkat kerawanan suatu daerah.

“Wajar saja jika pihak kepolisian mengantisipasi. Kepolisian punya hak untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kekacauan,” ujar Ace di komplek DPR RI Senayan, Jakarta, Selasa (23/4).

Ace mengatakan, saat ini semua mata tertuju pada proses rekapitulasi suara di kecamatan, kabupaten dan provinsi. Sehingga wajar jika Jakarta sebagai pusat penghitungan diperketat penjagaannya.

Selain itu, penyelenggara pemilu memang perlu diberikan garansi keamanan. Bukan hanya keamanan secara fisik, namun juga secara psikologis.

“Karena kita tahu bahwa pemilu saat ini banyak sekali menimbulkan korban,” imbuh Ace.

Oleh sebab itu, Ketua DPP Partai Golkar itu meminta agar masyarakat tidak terlalu berlebihan menyikapi pengerahan personil tambahan ini. Pasalnya, semuanya hanya bentuk antisipasi.

“Pengawalan terhadap formulir C1 itu hak setiap masyarakat. Karena itu juga dilindungi undang-undang. Tapi juga kita jangan terlalu berlebihan menilai apa yang dilakukan oleh aparat keamanan,” pungkas Ace.

Sebelumnya, Ratusan Brigade Mobile (Brimob) di sejumlah daerah dikirim ke Jakarta. Hari ini Senin (22/4), kedapatan Brimob dari Polda Maluku dan Kalimantan Barat yang sudah tiba di ibu kota.

Saat ditanya dalam rangka apa ratusan pasukan Brimob diperbantukan ke Jakarta, Kepala Biro Penerangan Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan untuk antisipasi.

“Ya dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) dan pam (pengamanan) giat-giat masyarakat lainnya,” katanya kepada JawaPos.com, Senin (22/4).

Gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang diantisipasi, katanya masih dalam rangkaian Pemilu 2019. “Antisipasi segala potensi kerawanan yang dapat saja terjadi karena rangkaian akhir pemilu kan di Jakarta,” tegas Dedi.

Editor : Kuswandi

Reporter : Sabik Aji Taufan





Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here